Dalam investasi sumber daya manusia ini, diperlukan pendekatan pembangunan keluarga melalui siklus kehidupan yang dimulai dari periode pranikah hingga lanjut usia
Jakarta (ANTARA) – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan pembangunan keluarga selalu melibatkan seluruh siklus kehidupan, utamanya generasi muda, yang perlu dibekali dengan pemahaman terkait ketahanan keluarga.
“Dalam investasi sumber daya manusia ini, diperlukan pendekatan pembangunan keluarga melalui siklus kehidupan yang dimulai dari periode pranikah hingga lanjut usia,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Wihaji menjelaskan, proses bisnis pembangunan keluarga dimulai dari pembangunan delapan fungsi, yakni fungsi agama, cinta kasih, sosial budaya, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan, sehingga terwujud keluarga berkualitas dengan ketahanan fisik, ekonomi, sosial, serta psikologis.
“Pada akhirnya, hal tersebut akan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Wihaji.
Baca juga: Kemendikdasmen ajak keluarga luangkan 1 jam berkualitas bersama anak
Dalam kuliah umum di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Bandung, yang bertajuk “Transformasi Kebijakan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menuju Indonesia Emas Tahun 2045” pada Kamis (9/4), Wihaji juga menekankan pentingnya pembekalan generasi muda terkait ketahanan keluarga.
Pengembangan wawasan pembangunan keluarga tersebut juga didorong oleh Dekan FSH UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Fauzan Ali Rasyid, mengingat di fakultas tersebut dipelajari juga tentang hukum keluarga.
“Kami pandang perlu wawasan pembangunan keluarga ini agar kami tahu bagaimana membangun keluarga dipandang dari kebijakan nasional, sehingga nantinya para mahasiswa dapat ikut berperan dalam membangun keluarga yang harmonis di tengah masyarakat,” ujar Fauzan.
Pada kesempatan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung juga menandatangani kesepahaman bersama dan perjanjian kerja sama tentang sinergitas Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
Baca juga: DKI bakal hadirkan layanan keluarga terpadu
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
sources references https://www.antaranews.com/berita/5521093/mendukbangga-pembangunan-keluarga-libatkan-seluruh-siklus-kehidupan
