Jakarta (ANTARA) – CEO Porsche Michael Leiters menyampaikan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk menghadirkan Porsche 911 dalam bentuk electric vehicle (EV/kendaraan listrik) penuh.
Menurut siaran Car and Driver pada Kamis (11/6), eksekutif Porsche tersebut menyampaikan pernyataan itu dalam acara yang diselenggarakan oleh media Jerman Auto Motor und Sport, menurut kantor berita Jerman DPA, yang pertama kali melaporkan berita tersebut.
Tidak sepenuhnya jelas apakah Leiters bermaksud bahwa pabrikan mobil tersebut saat ini tidak memiliki rencana untuk membangun 911 listrik, atau apakah model andalan tersebut tidak akan pernah memiliki powertrain listrik penuh.
Baca juga: Porsche rayakan 50 tahun Turbo Terror dengan 911 edisi terbatas
Sementara itu, meskipun belum ada model 911 listrik sepenuhnya yang dijual, Porsche telah menambahkan tenaga hibrida untuk lini tersebut. Mobil sport 911 GTS 2025 diluncurkan dengan sistem T-Hybrid Porsche, yang juga ditambahkan kepada mobil 911 Turbo S 2026.
Powertrain itu menyembunyikan motor listrik di dalam transmisi dual-clutch delapan kecepatan, yang digunakan untuk membantu sepasang turbo yang dibantu listrik dan mesin flat-six 3,6 liter.
Porsche 911 Turbo S baru ini melaju dari 0 hingga 60 mph dalam waktu dua detik.
Meskipun Porsche saat ini menjual lebih banyak SUV daripada mobil sport, 911 tetap menjadi bagian inti dari identitas merek dan merupakan produk yang laris.
Porsche menjual gabungan SUV Macan dan Cayenne sebanyak 47.453 unit tahun lalu, sementara 911 terjual 13.574 unit.
Baca juga: Porsche rayakan ulang tahun ke-75 dengan edisi khusus Australia
Baca juga: AUDI E7X mengungguli Xiaomi YU7 dan Porsche Macan di sirkuit
Baca juga: Rolls-Royce diperkirakan sedang menyiapkan SUV elektrik
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
sources references https://otomotif.antaranews.com/berita/5607225/porsche-tak-berniat-membuat-911-versi-ev-penuh
