Skip to content
Media Tawangsari

Media Tawangsari

Kelompok Informasi Masyarakat

  • Profil
    • Pengurus
  • Berita
  • Youtube
  • Galeri
  • Toggle search form

Biaya Angkut Jadi Lebih Murah, Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal, Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah

Posted on June 23, 2026June 23, 2026 By admin No Comments on Biaya Angkut Jadi Lebih Murah, Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal, Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah

Sampang, 23 Juni 2026 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan selesainya pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi di seluruh Indonesia.

Prabowo menegaskan pembangunan jalan daerah merupakan salah satu upaya pemerintah menghadirkan pemerataan pembangunan sekaligus menurunkan biaya logistik masyarakat.

“Kehadiran jalan daerah ini memiliki arti yang sangat penting. Jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat, ” ujar Prabowo di Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6).

Prabowo menyatakan jalan daerah menjadi penghubung utama bagi pergerakan hasil panen petani, hasil kebun, hasil perikanan, serta berbagai produk masyarakat dari desa menuju pasar dan pusat distribusi. Jalan daerah menjadi penting karena Indonesia merupakan negara yang sangat besar dengan wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografis yang berbeda-beda.

“Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat permukiman, ” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita, ” kata Prabowo.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dalam laporannya di hadapan Presiden Prabowo menyampaikan, pembangunan jalan daerah ini merupakan pelaksanaan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Pelaksanaan Inpres ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden dalam mendukung swasembada melalui penguatan sistem logistik nasional.

Dody mengatakan pembangunan jalan daerah ini memperkuat rantai pasok. Jalan daerah membuat produksi masyarakat berjalan lancar dari hulu hingga hilir dan menghubungkan langsung wilayah-wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Menurut Dody, seluruh pekerjaan pembangunan jalan dilaksanakan dengan pengawasan mutu yang ketat.

“Seluruh pekerjaan tersebut kita kawal dengan ketat mutunya, dilaksanakan secara terencana, terukur, dan tertib. Saat ini telah 100 persen terselesaikan dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, ” ujarnya.

*Jaga dan manfaatkan secara optimal*

Di kesempatan yang sama, Prabowo turut mengajak pemerintah daerah untuk menjaga infrastruktur yang telah dibangun dan memanfaatkannya secara optimal bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pada tahun-tahun yang akan datang kita tingkatkan biaya untuk pembangunan di seluruh daerah sampai ke desa-desa, ” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan agar setiap penggunaan anggaran negara dilakukan secara bertanggung jawab.

“Kita melihat kualitas cukup baik, ini harus dipertahankan. Semua pengeluaran uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, ” kata Prabowo.

Inpres Nomor 11 tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, menurunkan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, dan perdagangan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan konektivitas, dan mengurangi kesenjangan infrastruktur.

Kabupaten Sampang dilalui koridor jalan nasional utama seperti Bangkalan – Sampang – Pamekasan – Sumenep. Koridor ini merupakan bagian dari tulang punggung transportasi Pulau Madura yang menghubungkan Pelabuhan Kamal, Jembatan Suramadu, pusat ekonomi Madura, kawasan pendidikan, dan sentra perdagangan serta distribusi barang. Kabupaten Sampang memiliki peran strategis sebagai simpul konektivitas dan penggerak ekonomi masyarakat Madura.

sources references https://sukabumi.wartadesa.co.id/biaya-angkut-jadi-lebih-murah-tak-boleh-ada-daerah-tertinggal-prabowo-resmikan-1151-km-jalan-daerah

Berita

Post navigation

Previous Post: Tabel Serap Aspirasi Masyarakat [Reses BPD]

More Related Articles

Bhabinkamtibmas Polsek Bungursari Polres Purwakarta Sosialisasikan Keamanan Lingkungan Saat Ronda Malam Berita
Jaga Keamanan Konser Ed Sheeran, Polri dan TNI Tidak Diperbolehkan Bawa Senpi : Okezone Megapolitan Berita
Budi Santosa Kembali Pimpin Ikatan Alumni Fakultas Pertanian UMMY Solok Periode 2025–2029 Berita
UU Nomor 59 Tahun 2024 – RPJP Nasional Tahun 2025 – 2045 Berita
Rakerda PPDI Pasuruan, Pesan Penting H. Rusdi Sutejo Untuk Perangkat Desa – Puskominfo Berita
TV Nasional Live Streaming Berita

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Biaya Angkut Jadi Lebih Murah, Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal, Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah
  • Tabel Serap Aspirasi Masyarakat [Reses BPD]
  • Wapres dorong museum Asmat jadi “wajah” diplomasi kebudayaan Papua
  • Dokumen RKP Desa 2027 | Cipta Desa
  • Polisi temukan dan musnahkan ladang ganja seluas dua hektare di Aceh Utara

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025
  • February 2025
  • January 2025
  • December 2024
  • November 2024
  • October 2024
  • September 2024
  • August 2024
  • July 2024
  • June 2024
  • May 2024
  • April 2024
  • March 2024
  • February 2024

Categories

  • Berita

Copyright © 2026 Media Tawangsari.

Powered by PressBook Green WordPress theme