Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya ikut mengecek kesiapan Sekolah Rakyat (SR) di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu, bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik.
Dalam acara itu, Seskab juga menemui para calon siswa Sekolah Rakyat, yang mayoritas berasal dari keluarga desil 1 atau kategori miskin ekstrem.
“Jadi, adik-adik selamat datang di sini. (Sekolah Rakyat, red.) ini belum beroperasi, sehingga Pak Mensos mengajak saya untuk mengecek sekolahnya,” kata Seskab Teddy di hadapan para calon siswa Sekolah Rakyat di Pejompongan, Jakarta, Rabu sore.
Sebanyak lebih dari 70 calon siswa Sekolah Rakyat dari jenjang SD sampai dengan SMA, yang asalnya dari berbagai daerah di Jakarta, berkumpul di bangunan Sekolah Rakyat yang menempati gedung Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI di Pejompongan.
Sekolah Rakyat di Pejompongan itu saat ini masih dipersiapkan untuk nantinya menampung para siswa yang sebagian besar putus sekolah ataupun tidak bersekolah sejak jenjang SD.
Baca juga: 77 anak telantar di Jakarta lanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat
Belum pernah
Dalam pertemuannya dengan para calon siswa, Seskab Teddy juga berdialog dengan beberapa calon siswa, di antaranya Rizki Saputra Gonjalez, Putri Nana Kurnia dan Aljabar Nur. Ketiganya saat ini menetap di Jakarta.
“Assalamualaikum Warahmahtullahi Wabarakatuh, perkenalkan nama saya Gonjalez, pindahan dari Sekolah Remaja Budi Jaya, tinggal saya di Jakarta Utara. (Saya) sekolah sampai kelas 5 (SD, kemudian) keluar,” kata Gonjalez saat sesi dialog bersama Mensos dan Seskab Teddy.
Gonjalez kemudian juga mengungkap keinginannya yang ingin menjadi prajurit TNI saat dewasa nanti.
Dalam sesi yang sama, calon siswa Sekolah Rakyat lainnya, Putri Nana Kurnia, juga berkesempatan berdialog dengan Mensos Saifullah dan Seskab Teddy. Nana saat ini merupakan siswa kelas IX SMP, yang tengah dalam persiapan menuju kelas X SMA.
Dalam tayangan yang disiarkan saat acara, ibunya Nana merupakan seorang pedagang dengan penghasilan tak menentu, sementara itu ayahnya Nana sudah bertahun-tahun tak ada kabar. Nana sehari-hari tinggal bersama neneknya di kawasan Jakarta Pusat.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Jaksel bangun lima gedung baru
Di hadapan Mensos dan Seskab, Nana menyebut dirinya bercita-cita bisa masuk sekolah kedinasan, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP).
Selepas itu, Aljabar Nur menjadi calon siswa terakhir yang berkesempatan memperkenalkan diri di hadapan Seskab Teddy dan Mensos.
Aljabar, dengan suara bergetar menahan tangis, mengaku dia belum pernah bersekolah.
“Perkenalkan, nama saya Muhammad Aljabar, saya asli Jakarta Timur, saya belum sekolah Pak,” kata Aljabar sambil menahan tangis.
Seskab Teddy, saat melihat itu, pun langsung memberikan semangat dan membesarkan hati Aljabar.
Baca juga: Kartini Probolinggo cetak generasi cerdas setara lewat Sekolah Rakyat
“Di sini gak boleh sedih lagi. Di sini nanti adik-adik semuanya belajar yang baik, diberi penginapan yang baik, nanti diberi gizi yang baik. Insyaallah bisa membanggakan keluarga. Kemudian, Insyaallah juga cita-citanya nanti tercapai semua. Amin, semangat ya,” kata Seskab Teddy kepada Aljabar dan calon siswa Sekolah Rakyat yang hadir.
Dalam acara yang sama, Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan para calon siswa Sekolah Rakyat itu dijaring dari penyisiran langsung di lapangan, kemudian data mereka dipadankan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kementerian Sosial sebagai penyelenggara teknis program Sekolah Rakyat saat ini telah membangun 166 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di 38 provinsi dengan kapasitas 15.900 siswa.
Selanjutnya, Kementerian Sosial lanjut membangun 101 Sekolah Rakyat permanen pada 2026. Pembangunan itu merupakan bagian dari target besar pemerintah membangun total 500 Sekolah Rakyat permanen hingga tahun 2029.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi, M Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
sources references https://www.antaranews.com/berita/5538033/seskab-teddy-cek-sekolah-rakyat-di-pejompongan-temui-para-calon-siswa
